Kamis, 13 Juni 2013

7 ORANG MISTERIUS DI INDONESIA

Sejarah mencatat, paling tidak ada 7 orang misterius di Indonesia yang sebenarnya layak di ketahui keberadaan serta perannya apabila orang-orang tersebut benar-benar ada. Tetapi sayangnya, mereka tetaplah misterius dan tentang keberadaannya sulit diketahui dengan pasti, bahkan beberapa di antaranya, makamnya sulit d temukan.


1. Supriyadi (PETA)

Siapa yang tidak kenal dengan sosok pahlawan satu ini. Supriyadi adalah pahlawan nasional, pemimpin pemberontakan pasukan Pembela Tanah Air ( PETA ) terhadap pasukan pendudukan Jepang di Blitar pada Februari 1945. 

Ia ditunjuk sebagai menteri keamanan rakyat pada kabinet pertama Indonesia, namun tidak pernah muncul untuk menempati jabatan tersebut.


Pada waktu itu, Supriyadi memimpin sebuah pasukan tentara bentukan Jepang yang beranggotakan orang-orang Indonesia. Karena kesewenangan dan diskriminasi tentara Jepang terhadap tentara PETA dan rakyat Indonesia, Supriyadi gundah. 

Ia lantas memberontak bersama sejumlah rekannya sesama tentara PETA. Namun pemberontakannya tidak sukses. Pasukan pimpinan Supriyadi dikalahkan oleh pasukan bentukan Jepang lainnya, yang disebut Heiho.

Kabar yang berkembang kemudian, Supriyadi tewas. Tetapi, hingga kini tidak ditemukan mayat dan kuburannya. Oleh karena itu, meski telah dinobatkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah, keberadaan Supriyadi tetap misterius hingga kini. Sejarah yang ditulis pada buku-buku pelajaran sekolah pun menyebut Supriyadi hilang.

Namun yang membuat sosok Supriyadi semakin misterius adalah banyaknya kemunculan orang-orang yang mengaku sebagai Supriyadi. Salah satu yang cukup kontroversial adalah sebuah acara pembahasan buku 'Mencari Supriyadi, Kesaksian Pembantu Utama Bung Karno', yang diadakan di Toko Buku Gramedia di Jalan Pandanaran Semarang.

Andaryoko

Dalam acara itu, seorang pria sepuh bernama Andaryoko Wisnu Prabu membuka jati diri dia sesungguhnya. Dia mengaku sebagai Supriyadi, dan kini berusia 88 tahun.

Namun sampai sekarang pengakuan tersebut belum bisa dibuktikan kebenarannya, meski secara perawakan dan sejumlah saksi membenarkan klaim tersebut.


2. Tan Malaka

Salah satu sosok pahlawan nasional kita yang terlupakan. Mungkin salah satu (atau satu-satunya) sosok pahlawan yang memiliki kisah petualangan dari negara ke negara lain dan menjadi sosok yang paling dicari oleh Belanda dan banyak negara lain.


Selain itu, pada masa revolusi kemerdekaan keberadaannya selalu dicari oleh para pejuang pada saat itu ( termasuk oleh Bung Karno ) karena hobinya melakukan penyamaran untuk menghindari mata-mata musuh, sehingga sosoknya selalu misterius dan tidak banyak yang mengenal dengan pasti seperti apa sosok yang bernama asli Sutan Ibrahim gelar Datuk Tan Malaka itu.

Namun sayangnya keberadaan dari tokoh aliran kiri ini hilang secara misterius dalam pergolakan revolusi kemerdekaan itu. Konon kabarnya Tan Malaka dibunuh pada tanggal 21 Februari 1949 atas perintah Letda Soekotjo dari Batalyon Sikatan, Divisi Brawijaya di daerah Kediri, Jawa Timur. Hingga kini makamnya tidak pernah bisa ditemukan.


3. Gunadarma (Borobudur)

Borobudur dan Gunadarma adalah dua nama yang tidak bisa terpisahkan. Dalam sejumlah literatur, Candi Borobudur diarsiteki oleh sekelompok kaum atau sekelompok Brahmana yang meletakkan dasar pada sebuah tempat pemujaannya dan kemudian entah beberapa waktu kemudian (kemungkinan bisa puluhan, ratusan atau malah ribuan) dibuatkan sebuah proyek mega raksasa, pemberian sebuah 'kulit' yang katanya dikepalai oleh seorang arsitek bernama Gunadarma.


Sedangkang siapa sebenarnya sekelompok kaum Brahmana yang terdahulu tidak diketemukan catatan resmi tentang mereka, kemudian cerita tentang kepala penanggung jawab mega proyek pembuatan 'kulit' situs tersebut yaitu Gunadarma juga tidak ada sebuah keterangan resmi mengenainya, bisa jadi kata Gunadarma adalah sebuah kata simbol dan bukan merupakan nama seseorang.

Kalau memang benar Gunadarma yang mengarsiteki pembangunan Candi Borobudur, maka perlu kita acungi jempol bagaimana Gunadarma melakukan perencanaan yang tepat dengan kondisi teknologi yang pada saat itu belum begitu canggih. Namun sampai saat ini nama Gunadarma dan Borobudur itu sendiri masih menjadi misteri yang belum bisa diungkapkan dengan tuntas.


4. Ki Panji Kusmin

Suatu ketika majalah Sastra, dengan cetakan tahun VI No. 48, Agustus 1968, memuat sebuah cerpen yang berjudul Langit Makin Mendung yang dikarang oleh Ki Panji Kusmin (diduga ini nama samaran). Cerpen ini bercerita tentang Nabi Muhammad yang memohon izin kepada Tuhan untuk menjenguk umatnya.


Disertai Malaikat Jibril, dengan menumpang Bouraq, Nabi mengunjungi Bumi. Namun Bouroq bertabrakan dengan satelit Sputnik sehingga Nabi serta Malaikat Jibril terlempar dan mendarat di atas Jakarta. 

Di situ Nabi menyaksikan betapa umatnya telah menjadi umat yang bobrok. Cerpen ini adalah sindiran terhadap laku keagamaan masyarakat luas yang 'menyimpang' pada waktu yang belum jauh berselang dari terjadinya tragedi 1965.

Namun akibat penerbitan Cerpen yang bikin heboh umat ini, Ki Panji Kusmin dituduh telah melakukan penodaan terhadap agama karena mempersonifikasikan Tuhan, Nabi Muhammad, dan Malaikat Jibril. 

Tanpa ampun lagi H.B. Jassin selaku penanggung jawab majalah itu dibawa ke pengadilan dan dipaksa untuk mengungkap siapa sebenarnya Ki Panji Kusmin. H.B. Jassin menolak untuk mengungkap jati diri Ki Panji Kusmin.

Untuk itu ia dituntut Pengadilan Tinggi Medan dan divonis in absentia berupa kurungan selama satu tahun dan masa percobaan dua tahun. Dan sampai saat ini pun identitas dari Ki Panji Kusmin tidak terungkap dan dibawa hingga ke liang lahat oleh H.B. Jassin.


5. Imam Sayuti alias Tebo

Suatu hari, pada 1970 hiduplah sepasang suami - istri Fai dan Nasikah di lereng Gunung Watungan, Desa Wuluhan, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur. 

Fai bekerja sebagai kuli bangunan, istrinya membantu mencari kayu di hutan Ambulu. Masih pengantin baru, konon mereka belum sempat berhubungan suami - istri, Fai pergi ke kota untuk bekerja di proyek. Fai pun pamit untuk jangka waktu lama.

Ternyata, baru tiga hari pamitan, ‘Fai’ pulang lagi menemui Nasikah. (Dipercaya sebagai gendruwo atau makhluk halus. Postur, cara bicara, suara, dan perilakunya persis Fai, sang suami asl ). Nah, si gendruwo yang menyamar sebagai Fai ini kemudian menyetubuhi Nasikah.

Nasikah, wanita desa itu, tenang-tenang saja karena menganggap 'laki - laki' itu suaminya yang sah. Bulan ketujuh Nasikah hamil, Fai palsu pamit. Datanglah Fai yang asli. 

Maka gegerlah sudah keluarga baru ini. Untung saja, ulama terkemuka di Ambulu meminta Fai untuk bersabar karena istrinya tidak selingkuh. Ada pesan atau isyarat spiritual yang terjadi dengan istrinya.

Lalu, lahirlah bayi penuh rambut di tubuh dengan bintik-bintik merah. Orang tuanya memberi nama Imam Sayuti. Tapi laki-laki kekar ini diberi nama gaib, Tebo, sesuai dengan petunjuk 'dari langit'. Tebo kemudian diasuh oleh pasangan suami - istri ini layaknya anak mereka sendiri.

Sosok ini cukup menarik perhatian ketika Tebo dititipkan oleh manajer Wahana Misteri (Penyelenggara pameran yang berkaitan dengan hal-hal gaib) pada tahun 1990 dan menjadi bintang pameran di sana. Akhirnya kontroversi keberadaan sosok ini merebak.

Tentu suatu hal yang ganjil jika ada makhluk alam lain bisa 'bersetubuh' dengan manusia dan melahirkan manusia 'gado - gado'. Hingga saat ini belum ada penelitian yang lebih ilmiah untuk membuktikan keberadaan 'makhluk' ini.


6. Perobek Bendera Belanda di Hotel Oranje

Peristiwa 10 November 1945 tentu tidak lepas dari dipicunya oleh salah satu peristiwa yang paling heroik, yaitu perobekan bendera Belanda di atas Hotel Oranje. Kisah ini dipicu oleh berita bahwa di Hotel Oranje di Tunjungan telah dikibarkan bendera Belanda merah-putih-biru oleh Mr Ploegman. 

Tentu saja hal tersebut tidak diterima oleh para arek-arek Suroboyo yang merasa pengibaran bendera tersebut dianggap sebagai penghinaan sebagai bangsa yang merdeka.


Pada akhirnya Mr. Ploegman dibunuh oleh seorang pemuda yang mendekati dirinya tanpa ia ketahui dan menusukkan pisaunya bertubi-tubi. Pada saat itu Mr. Ploegman menghadapi ribuan massa di depan hotel yang menuntut penurunan bendera triwarna tersebut. Teriakan untuk menurunkan bendera kian membahana.

Sejumlah pemuda telah membawa tangga untuk naik ke atap hotel, terdapat 8 sampai 10 pemuda. Dari atap ada yang naik ke tiang bendera dalam gemuruh teriakan, lalu bagian biru bendera itu pun dirobek, dan jadilah kini 'Sang Merah Putih' yang berkibaran di angkasa.

Lalu yang menjadi pertanyaan adalah siapakah yang menjadi perobek bendera tersebut? Dalam kondisi yang sangat kacau dan penuh massa, tentu tidak mudah bagi para saksi sejarah untuk mengetahui secara pasti siapakah yang melakukannya.


7. Penulis Buku Darmogandhul

Mungkin di antara karya-karya sastra kuno berbahasa Jawa, kitab Darmogandhul adalah salah satu sastra Jawa yang sangat kontroversial. Selain isinya banyak memutarbalikkan ajaran agama tertentu, juga kitab ini sarat dengan sejumlah keganjilan-keganjilan sejarah sebenarnya.


Walaupun menggunakan latar belakang kisah runtuhnya Majapahit dan berdirinya kerajaan Demak Bintara, namun kisah Darmogandhul mencuatkan hal-hal yang tidak masuk akal pada zamannya. Hal ini didapati pada untaian kisah berikut:

… wadya Majapahit ambedili, dene wadya Giri pada pating jengkelang ora kelar nadhahi tibaning mimis, …

Maksudnya: Pasukan Majapahit menembak dengan senapan, sedangkan pasukan Giri berguguran akibat tidak kuat menerima timah panas. 

Apakah zaman itu sudah digunakan senjata api dalam berperang? Hal tersebut tidak mungkin sebab senjata api baru dikenal sejak kedatangan bangsa Eropa ke bumi Nusantara. 

Darmogandhul ditulis setelah kedatangan bangsa Eropa, bukan pada saat peralihan kekuasaan dari Majapahit ke Demak Bintara.

Lalu siapakah sebenarnya penulis kitab ini? Sampai saat ini belum ada yang bisa menunjukkan secara pasti siapakah pengarang kitab 'ngawur' ini. Namun dari sejumlah analisis tulisan dan latar belakang sejarah dalam kitab itu, Darmogandhul ditulis pada masa penjajahan Belanda.

Penulis Darmogandul bukan orang yang tahu persis sebab-sebab keruntuhan Majapahit yakni Perang Paregreg yang menghancurkan sistem politik dan kekuasaan Majapahit, juga hilangnya pengaruh agama Hindu. 

Kitab Darmogandhul diduga hanya produk rekayasa sastra Jawa yang dipergunakan untuk kepentingan penjajah Belanda.

7 WANITA UNIK DI DUNIA

7 Wanita Paling Unik di Dunia




Inilah 7 Wanita Paling Unik di Dunia

1. Maria Jose Cristerna (Wanita Vampir)

FAKTA UNIK - 7 Wanita Paling Unik di Dunia


Maria Jose Cristerna, ibu empat anak asal Meksiko mengambil jalan yang tidak lumrah bahkan terlalu kejam untuk ditiru. Cristerna, demikian nama kecilnya mengubah penampilannya dengan merajah seluruh tubuhnya dan memasang titanium di bawah kulit muka dan dahinya untuk membuat kesan seperti tanduk. Wanita menikah di usia 17 itu pun dijuluki “Wanita Vampir”. Ia bahkan mengaku mulai terobsesi dengan tato setelah jadi korban kekerasan domestic. “Tato merupakan bentuk pembebasan bagi saya,” ujar Cristerna. Wanita berusia 35 tahun tersebut juga mengubah giginya untuk menciptakan taring panjang guna melengkapi penampilannya.

2. Elaine Davidson (Memiliki 6925 Tindikan)

FAKTA UNIK - 7 Wanita Paling Unik di Dunia

Elaine Davidson, wanita asal Brazil yang menerima gelar The Most Pierced Woman dari Guinness Book of Record pada Mei 2000 silam, kembali jadi sorotan. Bukan karena memiliki 6925 tindikan di tubuhnya, termasuk 1.500 tindikan internal Pada tahun 2000, Elaine memiliki 462 tindikan di tubuhnya, termasuk 192 di wajahnya. Namun jumlah tindikannya kini sudah mencapai 6925 tindikan, termasuk tindikan di bagian ‘vital’. Pada Februari 2009 yang lalu, mantan perawat kelahiran Brazil ini mengaku sudah merasakan sakit dari seni piercing yang dia sukai ini, sehingga dia pun tidak mau lagi menambah jumlah tindikan di badannya. Kendati demikian dia tidak pernah mencopot atau pun menghilangkan satu pun cincin dan gelang yang menempel di tubuhnya tersebut, yang diperkirakan telah mencapai berat total sekitar tiga kilogram

3. Bae Dal Mi (Tak Pernah Cuci Muka)

FAKTA UNIK - 7 Wanita Paling Unik di Dunia

Bae-Dal-mi. Seorang gadis berusia 20 tahun asal korea. Kebiasaan ini bermula ketika dirinya jatuh cinta dengan make-up pada usia 14 tahun. Semenjak itu, dari waktu ke waktu make-up yang digunakannya semakin tebal. Dia mengatakan bahwa benda yang paling penting dalam hidupnya adalah cermin. “Saya selalu melihat kedalam cermin dan membawanya setiap saat,” ujarnya pada sebuah acara variety show di korea. Meskipun dirinya termasuk cantik tanpa make-up, ia tetap merasa tidak puas dengan penampilannya “Saya ingin melakukan operasi plastik di 10 tempat,” ungkapnya.

4. Staysha Randall (Memiliki Tindikan 3200)

FAKTA UNIK - 7 Wanita Paling Unik di Dunia

Staysha Randall,Umur 22 tahun punya kaki tangan dan punggungnya ditembus oleh 3.200 jarum kekuatan industri, dalam rangka untuk menciptakan rekor Guinness baru, di Las Vegas. Staysha, Las Vegas pemain yang biasanya melakukan tindakan melarikan diri dan menunjukkan bahan tertawaan di mana ia menunjukkan kekuatan fisiknya berangkat untuk memecahkan rekor lama 3.100 jarum terjebak dalam satu orang, hanya dalam satu duduk. Dia dan tubuh penindik ‘Bahaya’ Bill Robins pertama ditetapkan untuk mencapai tanda jarum 3.600, tapi rasa sakit itu Staysha ternyata begitu besar menyebutnya berhenti setelah ditusuk dengan 3.200 gauge 18-, jarum 1,5-inci panjang

5. Ji Hyun (Tak Pernah Gosok Gigi)

FAKTA UNIK - 7 Wanita Paling Unik di Dunia

Ji Hyun Ji. Gadis berusia 20 tahun yang menjadi bintang di acara Mars Virus program televisi paling populer di Korea Selatan ini mengaku tak pernah lagi menggosok giginya sejak 10 tahun lalu.“Saya tidak mengerti mengapa orang harus sikat gigi, karena toh orang lain tak bakal melongok ke dalam mulut Anda,” kata Ji Hyun Ji, santai. “Bagi saya, tumpukan sisa makanan justru benar-benar akan melindungi gigi saya.”Terakhir kali ia ingat melakukannya ketika ibunya menggosok giginya saat berusia 10 tahun . Sehari-hari, dia hanya menyeka gigi depannya .

6. Cindy Jackson (Melakukan Operasi Plastik Terbanyak)

FAKTA UNIK - 7 Wanita Paling Unik di Dunia

Sepintas kecantikan Cindy Jackson terlihat alamiah di usia yang tak lagi muda, 55. Namun kemolekannya ia peroleh lewat prosedur ekstrim dengan 52 kali permak wajah dan tubuh. Cindy kini memegang rekor operasi plastik terbanyak di dunia. “Saya tidak berambisi memecahkan rekor apapun. Saya hanya melakukannya untuk mendapat tubuh cantik yang alami,” ia menuturkan dalam sebuah tayangan di stasiun televisi ABCNews. Cindy mengungkapkan selama puluhan tahun ia melakukan 14 operasi plastik penuh, botox, operasi mata atas dan bawah. Dia juga menjalani pengambilan lemak perut (liposuction)dan suntik kolagen di tangan. Untuk semua operasi yang ia lakukan, Cindy harus merogoh kocek hingga US$ 100 ribu atau setara Rp858 juta. Merasa berpengalaman keluar-masuk meja operasi, ia lalu mengklaim diri sebagai seorang konsultan ahli anti-penuaan. “Selama proses itu saya mendapatkan pengetahuan berharga tentang operasi yang bagus dan tidak. Mengapa operasi kadang-kadang tidak sukses, serta rahasia mencapai hasil terbaik, aman dan paling efektif,” tulisnya dalam website pribadinya. Wanita asal Ohio ini mengakui, latar belakang ayah yang pemarah serta rasa rendah diri membuatnya bertekad mengubah diri. Sejak belia, ia merasa tubuhnya jelek. “Saat usia 14, ada komentar mengenai senyum saya sehingga membuat saya serasa ingin mengubahnya.”

7. Julia Gnuse (Tato Seluruh Tubuh)

FAKTA UNIK - 7 Wanita Paling Unik di Dunia

Cewek Tato Full Body Masuk Guinness Book, Julia Gnuse asal California, masuk Guinness Book of Records karna mentato 95% tubuhnya. Julia Gnuse awalnya mentato tubuhnya karna penyakit kulit yang dideritanya, Penyakit yang disebut Porfiria ini membuat kulitnya mudah rusak jika terkena sinar matahari, dan untuk menutupinya cewek ini mulai mentato tubuhnya. Sekarang tubuh Julia Gnuse 95% tertutup Tato, mulai dari Mickey Mouse,Kizz Band, The Beatles, dan beragam tato lainnya. Sekarang tubuhnya bagai canvas hidup Pop Art sehingga wanita ini dianugerahi penghargaan

150 ORANG TERKAYA DI INDONESIA

Majalah Globe Asia edisi Juni 2013 kembali merilis daftar 150 orang terkaya di Indonesia. Meski daftar tersebut sebagian besar masih ditempati muka-muka lama, namun ada beberapa pengusaha yang mampu mencuat dan masuk ke dalam jajaran konglomerat Indonesia. Wajah-wajah baru tersebut adalah : Lim Hariyanto Wijaya (urutan 42), K. Gowindasamy (84), Iwan Budi Brasali (87), Winarko Sulistyo (106), Johnny Widjaja (107), Elizabeth Sindoro (119), dan Tandean Rustandy (128). Dibandingkan dengan tahun 2012, terdapat beberapa konglomerat yang kekayaannya mengalami kenaikan cukup signifikan. Yang terbesar adalah Jusuf Kalla, dengan peningkatan mencapai 202%. Diurutan berikutnya berturut-turut ialah Karmaka Surjaudaja (129%), Benjamin Jiaravanon (102%), dan Benny Subianto (95%). Sedangkan para pengusaha yang mengalami penurunan kekayaan cukup besar adalah Samin Tan (45%), Low Tuck Kwong (43%), Boenjamin Setiawan (33%), Kiki Barki (31%), Martua Sitorus (12%), dan Agus Sudwikatmono (5%). Menariknya hampir sebagian besar dari mereka adalah para pengusaha tambang, yang saat ini sedang mengalami kejatuhan harga komoditi.
Pada tahun ini, posisi pertama kembali diduduki oleh keluarga pemilik Djarum, Robert dan Michael Hartono. Kenaikan kekayaan mereka terutama ditopang oleh melejitnya harga saham BCA di Bursa Efek Indonesia. Posisi berikutnya ditempati oleh sang pemuncak tahun lalu, Eka Tjipta Widjaja. Dua perusahaannya, Golden Agri Resources dan Asia Pulp and Paper, masih memberikan keuntungan yang signifikan. Yang menarik adalah Aburizal Bakrie, yang belakangan ini bertarung dengan keluarga Rothschild dalam memperebutkan kontrol Bumi Plc. Peringkatnya malah naik ke urutan 6. Bakrie naik tiga peringkat dibanding tahun lalu yang berada di posisi ke-9. Sedangkan Low Tuck Kwong yang juga menggeluti bisnis pertambangan, tahun ini harus keluar dari posisi 10 besar dan melorot ke urutan 15.
Daftar 150 orang terkaya Indonesia versi Globe Asia (2013) :
1. Robert Hartono & Michael Hartono, Djarum, USD 15,5 milyar
2. Eka Tjipta Widjaja, Sinar Mas, USD 13,1 milyar
3. Anthoni Salim, First Pacific, USD 10,1 milyar
4. Susilo Wonowidjojo, Gudang Garam, USD 6 milyar
5. Martua Sitorus, Wilmar International, USD 3,7 milyar
6. Aburizal Bakrie, Bakrie Group, USD 2,45 milyar
7. Putera Sampoerna, Sampoerna Strategic, USD 2,4 milyar
8. Peter Sondakh, Rajawali Group, USD 2,53 milyar
9. Mochtar Riady, Lippo Group, USD 2,15 milyar
10. Sukanto Tanoto, Royal Golden Eagle, USD 2,1 milyar
11. Sri Prakash Lohia, Indorama, USD 2,05 milyar
12. Chairul Tanjung, CT Corp, USD 2,05 milyar
13. T.P. Rachmat, Triputra & Adaro, USD 2 milyar
14. William Katuari, Wings Group, USD 1,8 milyar
15. Low Tuck Kwong, Bayan Resources, USD 1,7 milyar
16. Edwin Soeryadjaja, Saratoga, USD 1,7 milyar
17. Hary Tanoesoedibjo, MNC Group, USD 1,7 milyar
18. Tahir, Mayapada Group, USD 1,6 milyar
19. Sjamsul Nursalim, Gajah Tunggal Group, USD 1,6 milyar
20. Djoko Susanto, Sumber Alfaria Trijaya, USD 1,4 milyar
21. Suryadi Darmadi, Duta Palma Nusantara Group, USD 1,4 milyar
22. The Nin King, Manunggal Group, USD 1,38 milyar
23. Ciputra, Ciputra Group, USD 1,375 milyar
24. Kartini Muljadi & Handojo Slamet Muljadi, Tempo Group, USD 1,37 milyar
25. Trihatma K. Haliman, Agung Podomoro Group, USD 1,3 milyar
26. Jakob Oetama, Kompas-Gramedia Group, USD 1,3 milyar
27. Mu’min Ali Gunawan, Panin Group, USD 1,26 milyar
28. Boenjamin Setiawan, Kalbe Farma, USD 1,2 milyar
29. Teddy Thohir & Garibaldi Thohir, TNT Group, USD 1,2 milyar
30. Benjamin Jiaravanon, Charoen Pokphand Indonesia, USD 1,2 milyar
31. Hartadi & Husodo Angkosubroto, Gunung Sewu Group, USD 1,2 milyar
32. Prajogo Pangestu, Barito Pacific Group, USD 1,15 milyar
33. Kiki Barki, Harum Energy Group, USD 1,1 milyar
34. Murdaya Poo & Siti Hartati Murdaya, Central Cipta Murdaya, USD 1,1 milyar
35. Eddy Sariaatmadja & Fofo Sariaatmadja, SCTV, USD 1,1 milyar
36. Aksa Mahmud, Bosowa, USD 1,1 milyar
37. Hashim Djojohadikusumo, Arsari Group, USD 1,05 milyar
38. Martias & Tjiliandra Fangiano, First Resources, USD 1,05 milyar
39. Haryanto Adikoesoemo, AKR Corporindo, USD 1,05 milyar
40. A.H.K. Hamami, ABM Investment, USD 1 milyar
41. Benny Subianto, Persada Capital Group, USD 995 juta
42. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, Harita Group, USD 990 juta
43. Soetjipto Nagaria, Summarecon, USD 925 juta
44. Rusdi Kirana, Lion Air Group, USD 920 juta
45. Sandiaga Uno, Saratoga & Recapital, USD 900 juta
46. Husein Djojonegoro, ABC & Orang Tua Group, USD 880 juta
47. Sugianto Kusuma, Agung Sedayu & Bank Artha Graha, USD 860 juta
48. Tomy Winata, Artha Graha Group, USD 820 juta
49. Luntungan Honoris, Modern Group, USD 805 juta
50. Alexander Tedja, Pakuwon Group, USD 765 juta
51. Kuncoro Wibowo, Ace Hardware, USD 728 juta
52. H.M. Lukminto, Sritex Group, USD 720 juta
53. Samin Tan, Borneo Lumbung Energy and Metal, USD 710 juta
54. Gunawan Jusuf, Sugar Group Companies, USD 710 juta
55. Osbert Lyman, Lyman Group, USD 695 juta
56. Johan Lensa, J Resources, USD 670 juta
57. Agus Sudwikatmono, Indika Energy, USD 665 juta
58. Handojo Santoso, Japfa Comfeed, USD 665 juta
59. Tan Siong Kie, Rodamas Group, USD 650 juta
60. Purnomo Prawiro, Blue Bird Group, USD 650 juta
61. Jan Darmadi, Jan Darmadi Group, USD 642 juta
62. Wiwoho B. Tjokronegoro, Indika Energy, USD 635 juta
63. Eka Tjandranegara, Mulia Group, USD 635 juta
64. George Tahija & Sjakon Tahija, Austindo Nusantara Jaya, USD 585 juta
65. Paulus Tumewu, Ramayana Group, USD 575 juta
66. Bachtiar Karim, Musim Mas, USD 575 juta
67. Rudolph Merukh & Lucky Merukh, Merukh Enterprises, USD 565 juta
68. Hendro Gondokusumo, Intiland, USD 555 juta
69. Hutomo Mandala Putra, Humpuss, USD 550 juta
70. Jusuf Kalla, Kalla Group, USD 550 juta
71. Amirsjah Risjad, Risjadson Group, USD 520 juta
72. Harjo Sutanto, Wings Group, USD 515 juta
73. Surjadinata Sumantri, Renaissance Capital, USD 510 juta
74. Arifin Panigoro & Hilmi Panigoro, Medco International, USD 510 juta
75. John Chuang, Ceres Indonesia & Petra Food, USD 505 juta
76. Subianto Tjandra, Ateja Group, USD 500 juta
77. Adyansyah Masrin & Jimmy Masrin, Lautan Luas Group, USD 495 juta
78. Tan Kian, Dua Mutiara, USD 490 juta
79. Sudhamek, Garuda Food, USD 475 juta
80. Sofjan Wanandi, Gemala Santini, USD 470 juta
81. Ginawan Tjondro, CNI Group, USD 465 juta
82. Henry Pribadi, Napan Group, USD 445 juta
83. Soegiharto Sosrodjoyo, Sosro Group, USD 445 juta
84. K. Gowindasamy, Mitra Jaya Group, USD 440 juta
85. Alim Markus, Maspion Group, USD 438 juta
86. Sutanto Djuhar, First Pacific, USD 420 juta
87. Iwan Budi Brasali & Aldo Brasali, Brasali Group, USD 420 juta
88. Mohammad Reza, Global Energy Resources, USD 415 juta
89. Rosan Roeslani, Recapital, USD 400 juta
90. Yos Sutomo, Sumber Mas, USD 390 juta
91. Surya Dharma Paloh, Media Group, USD 387 juta
92. Hendro Setiawan, Pikko Group, USD 380 juta
93. Dahlan Iskan, Jawa Pos Group, USD 370 juta
94. Sukamdani Sahid & Gitosardjono, Sahid Group, USD 367 juta
95. Jahja Santoso, Sanbe Farma, USD 360 juta
96. Dick Galael, Fast Food Indonesia, USD 350 juta
97. Muljadi Budiman, Honda Prospect Motor, USD 345 juta
98. Djoenaedi Joesoef, Konimex, USD 340 juta
99. Rudy Suliawan, Karang Mas Sejahtera, USD 335 juta
100. Oesman Sapta Odang, OSO Group, USD 330 juta
101. Kris Taenar Wiluan, Citra Mas Group, USD 325 juta
102. Didi Dawis, Ling Brothers, USD 320 juta
103. Tatang Hermawan, Fuju Palapa Textiles, USD 315 juta
104. Boyke Gozali, Mitra Adi Perkasa, USD 315 juta
105. Sugiono W. Sugialam, Trikomsel, USD 300 juta
106. Winarko Sulistyo, Fajar Surya Wisesa, USD 290 juta
107. Johny Widjaja, Sintesa Group, USD 290 juta
108. Benny Suherman, Studio 21 Group, USD 285 juta
109. Henry Onggo, Ratu Sayang Group, USD 270 juta
110. Mardjoeki Atmadiredja, Surya Toto Indonesia, USD 270 juta
111. Chandra Lie, Sriwijaya Air, USD 265 juta
112. Kaharudin Ongko, Ongko Group, USD 260 juta
113. Anton Setiawan, Tunas Group,USD 257 juta
114. Siswono Yudohusodo, Bangun Cipta Sarana, USD 255 juta
115. Pontjo Sutowo, Nugra Sentana Group, USD 245 juta
116. Karmaka Surjaudaja, OCBC, USD 240 juta
117. Johanes B. Kotjo, Apac Group, USD 240 juta
118. Sendi Bingei, Sumatra Tobacco Trading, USD 235 juta
119. Elizabeth Sindoro, Paramount Group, USD 235 juta
120. Tan Tjai Kie, Gunung Garuda Steel, USD 230 juta
121. Sri Sultan Hamengkubuwono X, USD 225 juta
122. Ilham Habibie & Thareq Habibie, Ilthabi Rekatama, USD 225 juta
123. Bambang Trihatmodjo, Asriland, USD 220 juta
124. Rachmat Gobel, Gobel International, USD 208 juta
125. Stanley S. Atmadja, Asco Automotive, USD 205 juta
126. Widarto, Sungai Budi Group, USD 205 juta
127. G.S. Margono, Gapura Prima, USD 205 juta
128. Tandean Rustandy, Arwana Citramulia, USD 202 juta
129. G. Lukman Pudjiadi, Jayakarta Group, USD 200 juta
130. Budi Purnomo Hadisurjo, Optik Melawai, USD 185 juta
131. Iskandar Widyadi, Bank Jasa Jakarta, USD 185 juta
132. Anna B. Manthovani, Kirana Tanker, USD 170 juta
133. Honggo Wendratno, Arsari Pratama, USD 155 juta
134. A. Tong, Roda Vivatex, USD 150 juta
135. Siti Hardijanti Rukmana, Citra Lamtoro Gung Persada, USD 150 juta
136. Sugianto, Metro Garmin Group, USD 145 juta
137. Rudy Unjoto, Deliatex Kusuma, USD 130 juta
138. Batihalim Stefanus, Nojorono Tobacco, USD 125 juta
139. Mintarjo Halim, Sandratex, USD 120 juta
140. Soedjono, Wira Sakti Adimulya, USD 117 juta
141. Setiawan Djody, Setdco Group, USD 117 juta
142. Fajar Suhendra, Sumatra Growth Group, USD 115 juta
143. Bambang Setijo, Pan Brothers, USD 110 juta
144. Jacobus Busono, Pura Group, USD 105 juta
145. Raam Punjabi, Multivision Plus, USD 101 juta
146. A. Siang Rusli, Kurnia Tetap Mulia, USD 99 juta
147. Marimutu Maniwanen, Busana Apparel Group, USD 98 juta
148. Ishak Charlie, Kurnia Tetap Mulia, USD 97 juta
149. Boedi Mranata, Adipurna Mranata Jaya, USD 96 juta
150. Tjandra Mindarta Gozali, Gozco Group, USD 93 juta

MERAWAT IKAN ARWANA



MERAWAT IKAN ARWANA





Ikan Arwana atau Arwana Asia (Scleropages formosus), adalah salah satu spesies ikan air tawar dari Asia Tenggara. Ikan ini memiliki badan yang panjang; sirip dubur terletak jauh di belakang badan. Arwana Asia umumnya memiliki warna keperak-perakan. Arwana Asia juga disebut “Ikan Naga” karena sering dihubung-hubungkan dengan naga dari Mitologi Tionghoa
Arwana Asia adalah spesies asli sungai-sungai di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Ada empat varietas warna yang terdapat di lokasi:
  • Hijau, ditemukan di Indonesia, Vietnam, Birma, Thailand, dan Malaysia
  • Emas dengan ekor merah, ditemukan di Indonesia
  • Emas, ditemukan di Malaysia
  • Merah, ditemukan di Indonesia
Arwana Asia terdaftar dalam daftar spesies langka yang berstatus “terancam punah” oleh IUCN tahun 2004. Jumlah spesies ini yang menurun dikarenakan seringnya diperdagangkan karena nilainya yang tinggi sebagai ikan akuarium, terutama oleh masyarakat Asia. Pengikut Feng Shui dapat membayar harga yang mahal untuk seekor ikan ini.
Cara Merawat Ikan Arwana:
1. Perhatikan peralatan aquarium
Berhasil tidaknya akuarium menjadi tempat yang nyaman bagi ikan arwana, sungguh dipengaruhi oleh kelengkapan sarana pendukungnya.

Aerator

Fungsi aerator atau pompa udara adalah menyuplai udara ke dalam air akuarium, dan sekaligus menguapkan atau mendorong hasil sisa-sisa pembakaran ke luar dari akuarium. Aerator dikatakan baik, jika arus listrik yang menggerakkannya kecil, tetapi udara yang ditiupkannya relatif banyak.

Heater & Thermometer

Alat pemanas (heater) ini diperlukan terutama pada waktu suhu air akuarium turun drastis. Sedangkan alat pengontrol suhu air atau termometer juga dipasang dalam akuarium. Di daerah dingin, heater dan termometer ini sangat dibutuhkan.
Filter
Fungsi filter atau penyaring untuk menyaring air dalam akuarium. Kerja filter mencakup ini untuk menyedot air akuarium, menyaring, dan mengembalikannya lagi ke dalam akuarium dalam kondisi bersih.

Lampu TL

Keberadaan lampu TL, selain menyinarkan cahaya, juga sanggup mempercantik penampilan akuarium. Tapi, jangan sampai sinar lampu TL justru menimbulkan panas yang melebihi kebutuhan. Idealnya untuk akuarium seluas 80×40 cm memerlukan lampu TL berdaya 20 watt.

2. Rajin melakukan perawatan akuarium

mau tak mau jika anda terlanjur mencintai ikan arwana dalam akuarium, cukuplah rajin melakukan perawatan. sebab déngan demikian itu, penampilan arwana dalam akuarium tampak sehat, segar, dan menyenangkan.
Pemberian makanan
Menu utama arwana dalam akuarium adalah kelabang. tapi jangan terus- menerus diberi kelabang, sebaiknya divariasi déngan makanan lain. contohnya: udang, kecoa, katak, lipan, kadal, maupun jangkrik.

Pengontrolan & pergantian air

Setiap hari diwajibkan mengontrol suhu dan ph air. adapun suhu air ideal bagi ikan arwana sekitar 25-27 derajat celcius. andaikata suhu air dingin, segera nyalakan heater hingga suhu air sesuai kebutuhan. sedangkan ph yang dikehendaki sekitar 6-8,5. andaikata ph terlalu rendah, maka tambahkan kapur ke dalam akuarium. selain itu, sanitasi air perlu diperhatikan pula, silakan mengobati air akuarium déngan malachite green, déngan frekuensi 3 minggu sekali.
dan jangan lupa, air akuarium juga diganti. namun pergantian air dipilahkan menjadi dua, yakni: (a) pergantian air secara reguler setiap 2 hari sekali dengan volume 10% dari seluruh volume air akuarium, dan (b) total pergantian air dilakukan setiap 3 bulan sekali. jika anda menggunakan air pam, sebaiknya dibiarkan 24 jam terlebih dahulu agar kandungan khlor mengendap, dan setelah itu bisa dimasukkan ke dalam akuarium.
3. Penataan interior akuarium
Kehidupan di dalam akuarium adalah replika lingkungan hidup di alam bebas. oleh karena itu, perlu penataan interior dalam akuarium. ini berarti menuntut apresiasi estetika, sehingga perpaduan antara keindahan akuarium dengan anggunnya ikan arwana sanggup menampilkan nuansa kesejukan yang harmonis.

Tanaman air

Mengingat asal-muasal ikan arwana yang suka bersembunyi di bawah tanaman air, maka kita pun siap menyediakan tanaman dimaksud. ada beberapa jenis tanaman air yang dapat dipilih antara lain: vallisneria spiralis, hidrilla verticillata, riccia fluiutana, higrophila polisperma, pistia stratiotes, najas indica, dan sebagainya.
Pasir batuan
Pasir digunakan sebagai landasan peletakan batuan. sebaiknya digunakan pasir sungai, yang masih bercampur dengan humus. di samping itu, diberi juga batuan dan termasuk karang-karangan. ukuran batu idéal berdia meter 3 mm. batuan tersebut memiliki berbagai corak dan warna yang beragam namun tetap indah.

MERAWAT BURUNG GEREJA MASTERAN

Anda suka burger? Hampir semua kicaumania suka burger, alias burung gereja (Passer montanus) . Burung gereja termasuk salah satu masteran favorit. Meski mudah diperoleh, tetapi tidak mudah untuk mendapatkan  burung gereja yang sangat jinak dan mau rajin berbunyi, terlebih dengan suara cerecetannya yang tajam. Oleh sebab itu, banyak penggemar burung kicauan yang mencari anakan burung gereja, agar kelak menjadi jinak dan dan gacor setelah dewasa.
Burung gereja merupakan burung koloni, yang hidupnya selalu berkelompok, baik dalam jumlah kecil maupun besar. Burung ini mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita, baik perkotaan maupun pedesaan.
Pada awalnya burung gereja hanya tersebar di Eropa, Asia, dan Afrika, meski dengan spesies yang berbeda.Kini burung ini juga sudah diintroduksi di Australia dan Amerika. Burung gereja sering bersarang di atap rumah atau di lubang-lubang yang ada di sekitar pemukiman. Karena sering bergerombol dalam jumlah besar (ratusan ekor) di halaman atau pekarangan rumah, burung ini sering dianggap sebagai burung hama,
Perawatan burung gereja
Burung gereja yang sudah jinak dan gacor bisa berharga ratusan ribu rupiah
Burung gereja yang sudah jinak dan gacor bisa berharga ratusan ribu rupiah.
Memelihara burung gereja hasil tangkapan tentu bukan hal yang mudah, karena burger sering takut melihat manusia sehingga jarang yang mau bunyi.
Untuk memperoleh burung yang rajin bunyi, khususnya yang akan dijadikan masteran murai dan burung kicauan lainnya, dibutuhkan proses penjinakan yang panjang. Untuk membuatnya jinak, hal pertama yang harus dilakukan adalah menggantung burung di tempat yang jauh dari kehadiran burger-burger liar.
Jika tidak, burger dalam sangkar akan terpengaruh dan tidak akan pernah mau bunyi. Selama ini, yang banyak dipelihara kicaumania untuk tujuan pemasteran adalah burger jantan.
Berikut ini beda burger jantan dan betina dalam gambar :
BURUNG GEREJA JANTAN
BURUNG GEREJA JANTAN
BURUNG GEREJA BETINA
BURUNG GEREJA BETINA
Pakan untuk burung gereja peliharaan adalah biji-bijian seperti milet putih atau merah, ulat hongkong, jangkrik, kroto, buah-buahan, dan sayuran. Dalam keadaan terpaksa, Anda pun bisa memberinya roti atau biskuit. Hal ini menunjukkan bahwa burger relatif mudah dipelihara, termasuk soal pakannya.
Namun untuk tujuan penjinakan dan membuatnya rajin berbunyi, pakan kering disarankan menggunakan voer dan biji-bijian.
Jika Anda mendapatkan burung gereja di pasar burung, di mana pedagang memperolehnya dari pemikat, maka bulu-bulu burung biasanya berbagu tidak sedap. Karena itu, setelah burung bisa beradaptasi dengan lingkungan baru di rumah Anda, mandi pertamanya perlu menggunakan shampo bayi atau rebusan daun sirih hingga basah kuyup, agar bau tak sedap pada bulu bisa hilang, setelah itu diangin-anginkan, lalu dijemur. Pastikan burung terbebas dari kutu atau tungau kulit.

Perawatan anakan burung gereja
Memelihara burung gereja untuk dijadikan burung master tentu akan lebih baik apabila dilakukan sejak anakan atau lolohan. Namun, meloloh anakan burger termasuk gampang-gampang susah.
Bahan lolohan bisa Anda buat sendiri dengan mencampurkan veor lembut, kroto, dan air matang.  Ketiga bahan ini diaduk hingga rata dan agak kental.
Selama masa pelolohan, anakan burung gereja juga bisa diberikan extra fooding (EF) berupa jangkrik, tetapi hanya bagian perutnya saja. Kepala dan kaki-kaki harus dibuang terlebih dulu.
Kelak, jika anakan burung gereja sudah bisa makan sendiri, pakan bisa diberikan dalam bentuk kering.
Akan lebih baik lagi jika Anda memiliki lebih dari satu ekor burung gereja jantan, sehingga ketika kedua sangkar disandingkan bisa mengeluarkan suara kicauan seperti burung gereja tarung: salah satu materi isian yang hampir selalu dipakai para pemain murai batu, kacer,cendet,cucak hijau,etc.

BURUNG HAMA YANG BISA BERSUARA BAIK

Di alam kita ini ada beberapa burung, yang dianggap pengganggu dan dianggap sebagai hama bagi lingkungan kita ini, dan juga sebagai hama bagi para petani yang sedang merawat sawahnya. Tetapi burung-burung tersebut juga sebenarnya memiliki kemampuan bernyanyi yang lumayan baiknya. Walaupun suara dasarnya pada beberapa burung dianggap kurang baik, tetapi apabila mendapat perawatan dan pemasteran dengan benar, burung ini pun bisa menjadi burung yang istimewa.

Berikut beberapa burung hama yang bisa bersuara baik

    Burung Gereja
    burung Gereja
    • adalah burung yang hidupnya paling bebas, karena burung ini tersebar di segala penjuru wilayah Indonesia, bahkan Asia Tenggara, hingga Amerika. Sepertinya burung ini sanggup hidup di segala tempat, di hutan atau di kota, suhu hangat atau suhu dingin, dataran tinggi maupun dataran rendah. Burung Gereja ini sering bersarang di atap-atap rumah, di lobang-lobang dinding rumah, bahkan bisa bersarang pada jam tua di dalam rumah. Sekelompok burung ini biasanya hadir setiap hari di halaman rumah, dengan suara kicauan yang ramai. Pada awalnya burung ini dianggap pengganggu, karena suaranya dianggap kurang baik. Tetapi belakangan para penggemar burung lebih memperhatikan kehadiran burung ini dengan seksama. Mencoba mengumpulkan beberapa burung ini untuk dijadikan master bagi burung-burung yang dipersiapkan di kontes. Ternyata suara burung Gereja ini pada setiap kontes, bisa bersaing dengan suara masteran Lovebird, Jangkrik, Cililin, Kenari, Belalang Daun, Cucak Jenggot, Semprit dan lain-lain. Walaupun bagi para penggemar suara burung gereja ini dianggap sebagai urutan pertengahan dari suara-suara master yang disebut tadi.
      Seorang penggemar burung pernah mencoba melatih burung ini sejak dari lolohan, dimaster dengan suara burung kenari. Alhasil, begitu burung ini menginjak usia remaja, telah bisa memainkan suara kenari dengan fasih, bahkan dengan volume yang lebih tebal dari kenari. Selanjutnya burung Gereja yang pada awalnya nyaris tidak ada hanganya ini pun mendapat mendapat tawaran sebesar 1 juta rupiah.
    Burung Pipit (Emprit)
    • ini adalah salah satu burung yang menjadi musuh para petani. Burung ini sering menjadi gangguan karena serbuannya terhadap tanaman padi di sawah-sawah. Sampai-sampai petani membuat orang-orangan sawah untuk mengusir burung ini, bahkan banyak yang menembaki burung ini dengan senapan angin. 
      burung Pipit
      (smartmastering.com)
       Burung ini memiliki suara dasar, hanya "tit tit tit", yang tentunya kurang menarik kedengarannya. Tetapi rupanya burung ini membuat tertarik beberapa penggemar burung, untuk coba-coba dimaster. Dari lolohan, anakan burung ini sudah dimaster dengan masteransuara Kenari dan Blacktroath, tenyata burung ini bisa juga menangkap suara-suara masteran tersebut. Setelah usia remaja menginjak dewasa, burung Pipit ini pun mampu membawakan suara Kenari dan Blacktroath dengan fasihnya, disertai suara yang tajam. Mengejutkan, ternyata burung ini pun mendapat tawaran dari para penggemar burung lainnya dengan harga yang tidak murah.
    Burung Gelatik
    burung Gelatik
    (pecuk.wordpress.com)
    • di alam bebas juga mendapat gelar sebagai "musuh petani", karena bersama burung Pipit melakukan serangan bertubi-tubi ke sawah-sawah masyarakat di pedesaan. Sehingga para petani sering kewalahan menghadapi burung Gelatik ini.
      Tetapi bagi para penggemar burung, teryata burung ini pun tidak luput untuk dijadikan kelinci percobaan untuk disulap menjadi seekor burung yang istimewa. Dari sejak anakan lolohan sudah diisi (dimaster) dengan suara bermacam-macam burung, seperti suara kenari, prenjak dan lain-lain. Tidak jarang beberapa dari mereka berhasil memoles burung ini menjadi burung istimewa yang membawakan lagu-lagu kenari dengan indahnya.
    Burung Kutilang,
      burung Kutilang
    • termasuk burung yang hidup bebas di alam. Bagi penggemar burung kontes kicauan, suara burung ini dianggap mengganggu dan dapat merusak suara andalan burung kontes mereka. Menurut penuturan para penggemar burung, katanya, suara burung ini mendapat nilai 'mati', apabila sempat dibunyikan si burung pada perlombaan burung (kontes suara burung). Pernah beberapa penggemar burung mencoba menyulap burung Kutilang ini menjadi burung yang istimewa, dengan mencoba memaster burung ini dari 'anakan', bahkan dari 'piyik', sudah diperdengarkan dengan suara-suara masteran yang dianggap baik. Pada usia remaja menjelang dewasa, ternyata burung ini pun mampu menirukan berbagai suara-suara burung masteran yang dianggap istimewa. Tetapi pada saat burung ini menjelang dewasa, dan digantung di luar rumah, mendengar kicauan burung-burung Kutilang liar yang berkicau di alam sekitar rumah, maka semua suara masteran yang sudah terekam pada burung Kutilang peliharaan ini pun 'hilang sirna', dan kembali ke suara aslinya, yaitu 'suara Kutilang'. Sehingga bagi para penggemar burung, burung Kutilang ini pun dikesampingkan dan disisihkan, karena dianggap sebagai burung 'pelupa'.
    Burung Walet
    burung Walet
    • ini adalah salah satu burung liar, yang sering beterbangan di alam, mulai dari hutan hingga perkotaan. Burung ini suka bersarang di gedung-gedung besar dan tinggi. Burung Walet ini bagi penduduk dianggap sebagai burung pengganggu, karena kotoran burung ini sering hinggap di sembarang tempat, seperti di atap rumah, halaman rumah, bahkan pada jemuran baju. Tetapi bagi penggemar burung, justru suara burung walet merupakan suara yang unik, dan dianggap penting untuk dijadikan suara 'master' bagi burung-burung yang dipersiapkan untuk kontes lomba burung. Hanya saja apabila burung ini dipelihara di dalam sangkar, maka burung ini cenderung diam dan nyaris tidak berbunyi. 

    MERAWAT BRANJANGAN AGAR CEPAT GACOR

    PROBLEM UTAMA BRANJANGAN

    1. Mabung tidak segera tuntas
    2. Sehabis mabung tidak segera bunyi
    3. Bulu mudah rontok

    1. Mabung tidak segera tuntas: 
    Branjangan yang proses mabungnya terlalu lama disebabkan oleh lambatnya pertumbuhan bulu baru.

    Berbeda dengan kenari misalnya, branjangan tidak suka “ngemil”. Artinya, proses mabung menjadi lamban karena tidak cukup energi untuk mendorong pertumbuhan bulu secara cepat. 

    Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein).

    Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. 

    Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

    Untuk menyediakan jenis protein yang diperlukan branjangan, bisa kita sediakan BirdVit dan/atau BirdMolt. Kedua multivitamin ini tidak hanya membuat burung fit, tetapi juga mendapatkan asam amino yang cukup untuk pertumbuhan bulu.

    2. Sehabis mabung tidak cepat bunyi 
    Disebabkan masa rekondisi burung terlalu lama. Untuk mempercepat rekondisi ini pula bisa diberikan BirdVit untuk rawatan harian selama dan sehabis mabung.

    Alternatif lain, Anda bisa menyediakan undur-undur sebagai extrta fooding (EF) branjangan. Cari saja binatang kecil itu (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) sebanyak 10-15 ekor. Tebar ke ke dalam bubukan bata dan akan menjadi santapan branjangan. 

    Langkah ini bisa dibarengi dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang gacor, agar mudah terpancing dan kembali bunyi.


    3. Bulu mudah rontok 
    Terutama disebabkan oleh serangan parasit (kutu dan cacing) dan kekurangan mineral.
    Pastikan kita menyemprot burung sebulan sekali dengan FreshAves.


    Untuk mencegah kekurangan mineral, jangan lupa selalu gunakan bubukan bata yang dicampur BirdMineral sebagai dasar sangkar.


    Pola Perawatan Harian untuk burung branjangan:
    Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan dengan cara disemprot dengan sprayer asal terlihat basah. Sebelum disempot, bersihkan kotoran yang tercampur dengan bubukan batu bata. Kemudian ganti atau tambahkan pakan branjangan berupa biji-bijian seperti milet, canary seed, jewawut, dan gabah.
    Bersihkan wadah air minum dan berikan air matang yang sudah dingin sebagai air minum.
    Berikan jangkrik kecil sebanyak 2-3 ekor pada cepuk EF. Setiap tiga hari sekali, bisa ditambahkan kroto sebanyak satu sendok teh sebagai EF.
    Penjemuran dapat dilakukan selama 2-3 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran.
    Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut selama 10 menit, lalu gantang di tempat teduh atau di dalam rumah.
    Siang hari sampai sore (jam 12.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
    Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras.
    Berikan jangkrik kecil 2 ekor pada cepuk EF.
    Jam 18.00 burung dimasukkan ke rumah. Burung tidak perlu dikerodong jika Anda ingin mendengarkan suaranya karena burung branjangan juga suka berkicau di malam hari.
    PENTING:
    Bubukan batu bata diganti minimal sepekan sekali. Meski tidak perlu dikerodong setiap malam, branjangan tetap perlu dilatih kerodong agar tidak kelabakan ketika suatu saat kita perlu mengerodongnya.

    Penanganan branjangan kondisi drop:
    Tingkatkan porsi pemberian jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore.
    Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung branjangan lain
    Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
    Berikan vitamin tambahan

    Perawatan dan setelan branjangan mabung
    Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. 

    Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.

    Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. 

    Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. 

    Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

    Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. 

    Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).

    Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

    Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

    Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. 

    Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

    Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).

    Penggangu tersebut antara lain:
    * Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.

    * Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).


    * Kimiawi – penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.


    * Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.


    Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?


    Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
    Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
    Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.


    Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.

    Pola Perawatan masa mabung:

    Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
    Tidak perlu dimandikan.
    Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru.
    Berikan BirdVit yang diberikan tiap hari atau mencampurkan BirdMineral ke dalam bubukan bata di dalam sangkar branjangan.
    Lakukan pemasteran. 
    Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master. ( contoh master branjangan: ciblek, lovebird, parkit, jankgrik, cucakjenggot dll )

    Perawatan branjangan macet bunyi

    Jika branjangan mengalami macet bunyi pasca mabung Anda bisa melakukan treatment sebagai berikut:
    Beri pakan undur-undur. Caranya, cari binatang kecil (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) yang suka berumah di tanah berdebu itu. Ambil 10-15 ekor. Ganti bubukan bata/tanah di sangkar branjangan Anda dan ganti dengan debu tempat asal undur-undur berada; atau ganti dengan bubukan bata yang baru. Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata/debu itu. Branjangan akan mengejar sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto, sehari sekitar 1 sendok teh.
    Poin nomer 1 bisa dibarengi (tidak mutlak) dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang sedang gacor, agar mudah terpancing dan kembali gacor.
    Untuk bubukan bata, jangan lupa agar burung tercukupi mineralnya, gunakan bubukan bata yang dicampur dengan mineral burung.

    Tips Agar Branjangan Cepat Bunyi Kembali ( Gacor ) Setelah Mabung

    Bagi para pecinta atau pehobi burung Branjangan pasti pernah mengalami burung branjangannya ngedrop alias tidak mau ngoceh kembali setelah mengalami ganti bulu atau setelah masa ambrol selesai.

    Tapi dengan sedikit tips di bawah ini mungkin saja bisa mengobati rasa rindu kepada burung branjangan anda yang lama stres dapat berkicau kembali.

    Coba trik ataupun tips berikut ini :
    Cari Undur-undur, biasanya binatang ini banyak terdapat dipinggir-pinggir rumah yang halamannya kering berpasir/tanah dan berdebu, binatang ini sangat kecil dan hampir tidak akan terlihat karena warnanya hampir sama dengan warna tanah/pasir, dan hewan ini besarnya sebesar biji anggur atau sebesar pentol korek api, cara mencari hewan ini sangat mudah, ciri-ciri adanya binatang undur-undur adalah pasir/tanahnya membentuk pusaran atau berbentuk gunung yang sangat kecil itu adalah karena dia ada didalam tanah tersebut, setelah ditemukan beri burung branjangan itu sebanyak 10-15 ekor undur-undur.

    Ganti bubukan bata secepatnya jika bubukan bata tersebut sudah lama tidak diganti, akan lebih bagus jika diganti dengan bubukan dimana undur-undur itu ditemukan, Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata/debu itu. Nanti Branjangan tersebut yang akan nguber-uber sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto, sehari sekitar 1 sendok teh. 
      
    Atau boleh juga jika branjangan anda memang tadinya sudah gacor karena rontok bulu dan sudah lama tidak ngangkat bunyi coba dengan mempertemukan branjangan yang sudah bunyi atau sudah gacor, mungkin saja burung anda akan terangkat/ikut bunyi kembali.